Nyanyai hati
Membekas itulah yang selalu kuingat, ketika hidup ini berjalan
dan setitik harapan bersemi namun perlahan lenyap karena ego.
Lelah tak berujung demi sebuah angan untuk kembali pulang
Wahaii..langit akankan gelap hadir ketika ku tertidur
Dimana lentara yang selalu bercahayakan mimpi?
Apakah sirna dilenyap oleh kabut mu?
kenapa bintang bersinar dikala malam dan cahayanya begitu
indah walau tak bisa di gapai
kenapa aku yang selalu berharap , namun apa?hanya linangan
air mata menemani ku
kenapa hati ku terbelenggu oleh rasa itu
adilkah ini?
Ya gusti Allah.. ijin kan aku menikmati hidup walaupun hanya
setitik
Berikan aku kekuatan untuk melangkah walapun duri ditelapak
ku
Empat belas Juni 2016#dalamsebuahharap
Tidak ada komentar:
Posting Komentar